Seberapa penting sih Resolusi itu?


Sebelumnya saya ucapkan "Selamat Tahun Baru 2020, Semoga Tuhan Senantiasa Melimpahkan Beribu Kebaikan dan Kesejahteraan Kepada Kita Semua".


Meskipun agak mendahului beberapa jam ya wkwk, tapi gapapa. Oh iya, kegiatan apa nih yang menemani mu dimalam pergantian tahun ini?

Kalau saya sih, cuman dirumah aja. Hujan rintik malam ini, bikin mager keluar wkwk.

Apapun yang kamu lakukan, ingat semua orang berhak menikmati malam pergantian tahun, bukan cuman kamu. Jadi, jangan sampai kegiatan yang kamu lakukan malam ini merugikan pihak lain ya.

Oh iya, Apakah setiap berganti tahun kamu sering disibukkan dengan tradisi menulis resolusi? Ini bagus, tapi sebentar. Apakah resolusi tahun ini sudah terpenuhi?

Simpan dulu jawaban mu, saya ingin bercerita beberapa kalimat keluhan yang sering saya dengar dan lihat beberapa hari ini.

"Aduh, resolusi gw belum gw tulis lagi"
"Besok gw gabisa main, harus nulis resolusi"
"Resolusi tahun ini gagal, tahun besok harus berhasil"
"Tahun baru, harapan baru"

Menurut studi yang dilakukan oleh University of Stranton, hanya 8 persen orang yang mampu mencapai resolusinya pada setiap tahun.

Dan sekarang, kembali lagi ke pertanyaan sebelumnya, apakah resolusi tahun ini sudah terpenuhi?

Jika belum atau bahkan tidak ada satupun yang terpenuhi, lantas untuk apa menulis resolusi?

Seorang Psikolog sosial dari Harvard University, Amy Cuddy menjelaskan bahwa "Banyak orang menulis resolusi tanpa berkeyakinan dia dapat mencapai resolusi itu. Resolusi yang ditulis hanya berupa tekad dan niat, bukan betul-betul ingin diwujudkan"

Jadi singkatnya, banyak orang yang menulis resolusi hanya sekedar angan-angan. Bukan betul-betul ingin mewujudkannya.

Kalau udah gini kan, boro-boro bakal tercapai. Motivasi dari awalnya aja udah lemah banget.

Jadi, seberapa penting sih menulis resolusi?


Sebelum menjawab ini, pahami dulu apa arti dari resolusi.

Resolusi adalah sekumpulan rencana/target, dalam hal ini kumpulan rencana/target yang ingin dicapai dalam jangka waktu setahun kedepan.

Jadi seharusnya, tulis apa yang menurut mu bisa tercapai. Artinya, setiap rencana/target yang kamu tulis harus rasional dan aplikatif.

Dengan ini, kamu akan memiliki motivasi berlipat untuk mencapai target-target itu.

Sebenarnya menulis resolusi itu gak wajib, tapi jika resolusi yang ditulis itu rasional serta aplikatif untuk dijalankan, itu bagus.


Richard Templar menuliskan dalam buku The Rules of Life "If you don't plan your plan, it will remind dream" artinya "Jika kamu tidak merencanakan rencana mu, itu akan menjadi mimpi".

Rencana dan mimpi adalah sesuatu yang berbeda. Rencana seperti peta, sedangkan mimpi seperti imajinasi.

Sebelum tidur, kita bisa memimpikan seolah menjadi orang yang sangat kaya raya seperti Bill Gates. Dan kita pun mulai mengembuskan nafas seraya berkata "pundi-pundi uang ku bertambah".

Namun ketika kita bangun dari tidur, kita mulai merencanakan ingin pergi jam berapa menuju kantor. Menimbang dengan kondisi jalanan yang macet.

Lihat, bermimpi itu indah, namun hanya imajinasi dan fiksi. Berbeda dengan rencana, ia sangat rasional dan penuh pertimbangan, walaupun terkadang pahit.

Jika kamu ingin resolusi mu tercapai, buat itu menjadi rasional dan aplikatif untuk dilakukan bukan hanya imajinasi sebelum tidur belaka.

Sebenarnya kamu bisa mengkawinkan antara mimpi dan rencana. Itu akan menjadi sebuah formulasi yang sangat bagus.

Tips Menulis Resolusi yang Baik




Kita akan mencoba membuat resolusi yang berisi rencana untuk menggapai mimpi.

1. Analisa seberapa rasional dan logis mimpi mu. Semakin tinggi tingkat rasional dan kelogisannya, semakin besar pula presentase ia akan tercapai

2. Jujur pada dirimu, apakah mimpi itu bisa diwujudkan dalam waktu setahun kedepan?

3. Jika tidak, sederhanakan mimpi mu dulu. Jika kamu pada awalnya bermimpi ingin membuat perusahaan terbuka, namun terlalu sulit diwujudkan dalam setahun. Ganti saja mimpi mu dengan membuat startup yang sehat secara finansial.

4. Mulai susun rencana yang rasional dan aplikatif untuk dilakukan, guna mencapai mimpi mu itu. Tipsnya susun dari yang ringan untuk dilakukan.

5. Berjanjilah dan berkomitmenlah untuk melaksanakan semua rencana itu.

6. Evaluasi semuanya setiap bulan/minggu. Tergantung dirimu.

7. Bagikan resolusi yang kamu tulis kepada sahabat mu, minta mereka untuk mendukung, mensupport dan mengingatkan mu untuk mewujudkan mimpi mu itu.

Saya rasa jika kamu sudah melakukan 7 langkah itu. Kamu akan memiliki resolusi yang lebih "berpotensi" untuk dicapai.

Lalu, tunggu apa lagi? Buat resolusi mu dan capai mimpi mu.

Jangan lupa bagikan kepada teman mu, agar semakin banyak anak-anak Indonesia yang dapat meraih mimpinya.

Comments

Popular posts from this blog

Teknik Feynman, Teknik Untuk Belajar Lebih Efektif